oleh

Harapan Warga Program Mubaligh Hinterland Berlanjut

Sama halnya Odirman, di desa ini Ustadz Zaki disambut dan diterima warga dengan baik. Pemuda asal Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat ini juga menyatakan jika warga menginginkan agar Program Mubaligh Hinterland berlanjut.

“Ini juga dikarenakan permasalahan yang ada di Desa Pengukup cukup banyak untuk dipecahkan sehingga membutuhkan waktu yang tidak cukup hanya satu tahun,” pungkasnya.

Dalam sambutannya saat berkunjung ke Kecamatan Tambelan, Sabtu (7/5), Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad kembali menekankan pentingnya menempatkan dai di kawasan pelosok (hinterland).

Upaya ini ditegaskan Gubernur Ansar untuk menjaga akidah masyarakat di antaranya diakibatkan minimnya pengetahuan agama serta permasalahan ekonomi yang tidak jarang mengakibatkan warga depresi dan putus asa.

“Cukup banyak kita mendapati berita mengenai peristiwa yang sangat miris belakangan ini diakibatkan minimnya dasar agama dan terpuruknya ekonomi,” pungkas Ansar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *