MLN, Natuna – Terkait pemberitaan media ini dengan judul Pelantar Masyarakat Penyong Rusak Berat, Pelantar yang dibangun dengan dana Proyek Nasional Pemberdayaan (PNPM) tahun 2009 riskan menelan korban disebabkan papan sebagai lantainya sudah banyak yang hilang dan lapuk.
Ironisnya lagi pelantar tersebut selain digunakan untuk lalu lalang masyarakat Penyong RT. 01 RW. 08 Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepri, juga merupakan tempat tambatan pompong dan sampan nelayan yang pulang melaut, dikuatirkan pelantar itu roboh maka hanyutlah pompong dan sampan nelayan ketengah lautan.
Sehubungan dengan dengan belum diperbaikinya pelantar masyarakat Penyong yang rusak sudah hampir lima tahun sejak tahun 2017, awak media ini mencoba mencari informasi dengan mengadakan konfirmasi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki.
Ketika dihubungi melalui Tepon Selulernya, Marzuki mengatakan bahwa Pelantar Penyong belum ada masuk dalam daftar Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Kabupaten Natuna baik untuk tahun anggaran tahun ini maupun tahun anggaran 2023.
“Bagaimana mana mau diperbaiki, pelantar Penyong karena tidak ada dalam RKPD, sebab semua yang akan dikerjakan harus masuk RKPD, untuk saran saya dimasukan ke dalam Musyawarah Rencana Pembangun (Musrenbang) tingkat Kelurahan dan Kecamatan,” ujar Marzuki.
Lebih lanjut Marzuki mengatakan, walaupun dibawa ke dalam Musrenbang harus menjadi skala prioritas, kalau tidak skala prioritas maka kecil kemungkinan untuk dibahas.
“Kalau tidak masuk skala prioritas bagaimana mau dibahas, di Kelurahan dan Kecamatan saja tidak menjadi skala prioritas, kalau itu jadi skala prioritas kita siap kawal sampai terealisai perbaikannya,” tegas Marzuki.
Sementara itu Camat Bunguran Barat, Haidir ketika dikonfirmasi melalui Telepon terkait pemberitaan Plantar Penyong, mengatakan, “Maaf pak saya tidak dapat berkomentar, untuk pekerjaan yang ada di RKPD saja banyak anggarannya yang dipotong, bagaimana kami dapat membantu yang tidak ada di RKPD.”//Tim









Komentar