oleh

Koalisi Wartawan dan LSM Ancam Demo Terkait 5 Terdakwa Kasus Korupsi Ditangguhkan

SIMEULUE, MEDIALINTASNUSA.COM – Mencuatnya pemberitaan di sebuah media online bahwa Bupati Simeulue Erli Hasim menjamin penangguhan penahanan terhadap 5 orang terdakwa kasus korupsi pemeliharaan jalan dan jembatan Dinas PUPR Kabupaten Sumeulue

Menuai sorotan dari sejumlah kalangan masyarakat termasuk LSM dan Jurnalis di Kabupaten Simeulue, bahkan mereka meminta KPK dan Komisi Yudisial mengawasi persidangan Kasus tersebut.

Salah satu Jurnalis yang paling keras berkomentar adalah Kadri Amin, dia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi agar mengawasi proses sidang terkait dugaan kasus korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Simeulue, Aceh yang merugikan negara Rp. 5,7 miliar itu.

“Masa sih seorang Bupati bisa menjamin terdakwa kasus korupsi dari tahanan? ada kesan seakan-akan Bupati melindungi para pelaku korupsi. Ini semakin kuat dugaan masyarakat bahwa sang Bupati terlibat dalam kasus ini,” ujar Kadri yang juga Alumni UKW LPDS Jakarta ini. Jumat (19/2/2021).

Oleh sebab itu, harap Kadri, ia meminta kepada KPK dan Komisi Yudisial Republik Indonesia untuk mengawasi persidangan terhadap 5 terdakwa ini di Pengadilan Tipikor Banda Aceh agar tidak terjadi manuver- manuver yang menguntungkan terdakwa.

Kadri juga menduga aliran dana Rp 5,7Miliar itu diduga kuat digunakan untuk mengurus video mesum oknum pejabat. Dia mengancam akan memimpin demo di Pengadilan jika para terdakwa ini tidak segera ditahan kembali.

Senada dengan itu, tanggapan juga datang dari Plt Ketua Ormas GEMPAR Juardi, Ia juga sependapat dengan yang disampaikan Kadri Amin. Menurutnya, sebagai Bupati harusnya mengutuk perbuatan para terdakwa karena telah merugikan negara, jangan justru terkesan melindungi.

“Sebelumnya, pasca ditahannya kelima terdakwa itu, Bupati Simeulue juga membesuk para terdakwa di Rutan Kajhu. ini jangan-jangan Bupati terlibat dong karena mengapa terdakwa atau tersangka lain yang juga masyarakat Simeulue tidak dibesuk dan dijamin beliau,” sentil Juardi.

Dengan adanya dua peristiwa ini, Ia meminta kepada Kejaksaan Tinggi Aceh maupun Kejari Simeulue agar mengambil sikap yang tegas dan Kepada KPK yang sudah dari awal menyupervisi kasus ini agar kiranya memantau sampai ke Pengadilan dan begitu juga Komisi Yudisial RI agar memonitoring Persidangan kasus ini di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Selain Kadri dan Juardi, tanggapan juga disampaikan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Simeulue Sarwadi, ia meminta kepada Pengadilan Tipikor agar tidak memberikan izin penangguhan atau pengalihan tahanan tergadap terdakwa kasus korupsi Dinas PUPR yang telah menyita perhatian masyarakat Simeulue ini

Karena akan menimbulkan kecemburuan bagi terdakwa yang lain.
Senanada dengan itu, tanggapan juga datang dari Plt Ketua Ormas GEMPAR Juardi, Ia juga sependapat dengan yang disampaikan Kadri Amin. Menurutnya, sebagai Bupati harusnya mengutuk perbuatan para terdakwa karena telah merugikan negara, jangan justru terkesan melindungi.

“Sebelumnya, pasca ditahannya kelima terdakwa itu, Bupati Simeulue juga membesuk para terdakwa di Rutan Kajhu. ini jangan-jangan Bupati terlibat dong karena mengapa terdakwa atau tersangka lain yang juga masyarakat Simeulue tidak dibesuk dan dijamin beliau,” sentil Juardi.

Dengan adanya dua peristiwa ini, Ia meminta kepada Kejaksaan Tinggi Aceh maupun Kejari Simeulue agar mengambil sikap yang tegas dan Kepada KPK yang sudah dari awal menyupervisi kasus ini agar kiranya memantau sampai ke Pengadilan dan begitu juga Komisi Yudisial RI agar memonitoring Persidangan kasus ini di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Selain Kadri dan Juardi, tanggapan juga disampaikan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Simeulue Sarwadi, ia meminta kepada Pengadilan Tipikor agar tidak memberikan izin penangguhan atau pengalihan tahanan tergadap terdakwa kasus korupsi Dinas PUPR yang telah menyita perhatian masyarakat Simeulue ini, karena akan menimbulkan kecemburuan bagi terdakwa yang lain.

“Kasus korupsi bisa dijamin Bupati Erli Hasim, maling ayam hari ini jika dipenjarakan mau nggak Erli Hasim jadi jaminan. Enak jadi koruptor di Simeulue, bisa dijamin Bupati?,” ucap Sarwadi sambil ngejek. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *