“Juga SDM kompeten yang terdiri dari Dokter spesialis jantung yang telah mengikuti pelatihan ICVCU, tenaga perawat yang telah mengikuti diklat Kardio Vaskuler Khusus Scrub Ners diagnostik Invasif Dewasa dan Scrub Nurse Intervensi Non Bedah Dewasa. Serta Pelatihan Proteksi Radiasi yang diikuti semua Tenaga Kesehatan yang terlibat di Pelayanan Cath Lab yaitu dokter spesialis jantung, spesialis anestesi , Perawat dan radiografer” paparnya.
Dengan adanya intervensi, pengembangan SDM, serta pengampuan jejaring dari Rumah Sakit Rujukan Nasional tersebut maka Yusmanedi optimis pada tahun 2024 akan mampu mewujudkan target Gubernur Ansar yaitu RSUD RAT dapat melaksanakan operasi Jantung Terbuka dan menjadi rujukan Stroke dan Kanker,sehingga masyarkat Kepri bisa mendapatkan manfaat maksimal pelayanan-pelayanan ini.
Turut hadir dalam acara tersebut Dirut RSJPD Harapan Kita Iwan Dakota beserta jajaran, Anggota Tim Transformasi Yankes Kemenkes Benny dan Ria Aprianti, Direktur Yanmedik, Keperawatan dan Penunjang RS Pusat Nasional Adin Nulkhasanah dan Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Kanker Dharmais Ockti Palupi.
Hadir pula mendampingi Gubernur Ansar Staf Khusus Nazaruddin, Kepala BPKAD Venni Meitaria, Kaban Kesbangpol Lamidi, Kadis Kesehatan M. Bisri, dan Karo Hukum Kuntum Purnomo.**











Komentar