oleh

Warga RT 05 Perumahan Jala Bestari Tutup Drainase Dengan Cor Beton

TANJUNGPINANG, MLN – Permasalahan Banjir yang melanda warga perumahan Jala Bestari RT 05 RW 01 Kelurahan BT IX Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang hingga kini masih belum terselesaikan.

Ironisnya lagi banjir yang bersumber dari drainase Perumahan Pinang Mas ini sudah terjadi belasan tahun. Karena drainase yang ada hanya satu-satunya dari Pinang Emas ke Jala Bestari.

jika hujan lebat drainase yang terlalu kecil itu tidak mampu menampung air yang bercampur tanah dan batu. Akibatnya air berlumpur tersebut meluber ke jalan perumahan. Bahkan masuk kerumah warga RT 05 Jala Bestari.

“Belasan tahun kami terkena dampak banjir ini.Apalagi rumah warga banyak yang rendah, sudah pasti air masuk kerumah warga,” papar warga RT 05 Jala Bestari.

Warga RT 05 menuturkan, belum lagi sisa lumpur yang nempel di jalan perumahan, becek dan sangat menganggu aktifitas warga yang melewati jalan tersebut.

Tidak hanya itu, warga menambahkan, jika musim penghujan, warga harus siaga dirumah masing-masing agar rumah mereka tidak kebanjiran.

“Terus terang kami sudah banyak sekali dirugikan, waktu dan materi akibat banjir yang melanda perumahan kami ini. Yang kami takutkan jika hujan lebat terjadi tengah malam, was-was cemas yang kami rasakan, takut rumah kami masuk air,” papar warga.

Permasalahan banjir ini pun sudah berulang kali disampaikan oleh warga setempat kepada pemerintah, mulai dari Kelurahan, Kecamatan hingga pemerintah kota, yang saat itu Walikota Tanjungpinang dijabat oleh Lis Darmansyah hingga saat ini dijabat oleh Rahma.

“Rapat dengar pendapat (heering) juga sudah dilakukan di kantor DPRD Kota Tanjungpinang, semua pihak yang berwewenang telah dipanggil. Namun aneh hingga kini masih juga tidak ada solusi,” kata warga.

Merasa tidak ada penyelesaian,warga juga mencoba mencari keadilan, mengadukan masalah banjir ini ke Ombusman Perwakilan Provinsi Kepri di Batam. Lagi- lagi di tidak juga ada penyelesaian oleh Pemerintah setempat, kendati Ombusman menyatakan persolan banjir yang terjadi di perum jala bestari, agar pemerintah kota segera melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi banjir yang sangat merugikan warga perumahan.

“Hingga akhirnya warga sepakat bergotong royong royong menutup drainase perbatasan RT 02 dan RT 05 dengan dicor beton, agar mengurangi volume air yang masuk ke perumahan kami,” ujar Ketua RT 05 Perum Jala Bestari Zulkarnaen disela Goro, Ahad (20/11).

Menurut RT Zulkarnaen, pihaknya melakukan tindakan ini bukan tanpa alasan.

“Ini untuk meminimalisir air yang meluap keperumahan kami, sampai ada penyelesaian yang Arif dari pemerintah,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *