Lomba ini tidak menggunakan carbet, murni menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, usai salat Tarawih.
“Usia minimal 15 tahun untuk mengikuti lomba dan lomba ini menggunakan sistem gugur. Malam pertama 32 tim yang akan ditandingkan dan diambil 8 (delapan) tim untuk ke malam finalnya. Begitu juga malam kedua,” jelas Rustam.
Rustam menambahkan, malam final bertepatan dengan malam 7 (tujuh) likur, malam 27 Ramadhan yang akan mengadu 8 (delapan) tim dari group A dan 8 (delapan) tim dari group B. Juara akan ditentukan pada malam final tersebut.
“Juri yang menilai ada dari LAM Kabupaten Lingga, Dinas Pariwisata, Dinas
Kebudayaan dan tokoh masyarakat,” tandasnya. **











Komentar