Menutup sambutannya, Wapres berpesan agar pembangunan Gedung Grha 2 RS Islam Surabaya dapat dipersiapkan dengan baik dan berharap proses pembangunannya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat, khususnya dalam peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya berpesan agar pembangunan Grha 2 RS Islam Surabaya dipersiapkan dengan baik, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan, termasuk fasilitas pengelolaan limbah medis yang terintegrasi,” pesan Wapres.
“Semoga proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu, serta kehadirannya akan memberikan manfaat sebesar-besarnya, utamanya dengan semakin meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua YARSIS Mohammad Nuh mengungkapkan bahwa pembangunan RS Islam Surabaya merupakan bagian dari khidmat Nahdlatul Ulama untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak dan modern.
“Ini bagian dari rencana besar, kita ingin menyiapkan 100 Tahun NU, kita ingin membangun yang namanya living monument, monumen hidup, monumen yang langsung manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” tutur M. Nuh
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan apresiasi atas kiprah Nahdlatul Ulama yang senantiasa mengupayakan kesejahteraan masyarakat dan bersama jajaran pemerintah Provinsi Jawa Timur akan selalu mendukung langkah pembangunan, khususnya di bidang kesehatan.
“Kami senantiasa siap memberikan segala dukungan yang terbaik untuk kelancaran cita-cita besar ini. Semoga menjadi sebuah karya nyata yang benar-benar bisa mendorong dharma bakti di bidang kesehatan,” ungkap Emil.**










Komentar