oleh

Gubernur Ansar Akan Usulkan Rencana Revitalisasi Pasar Baru Tanjungpinang

Lantai dua pasar baru Tanjungpinang terdiri dari kios tanpa los yang dapat digunakan untuk pedagang baju.

Gubernur Ansar mengingatkan Pemko Tanjungpinang agar mendata dengan seksama jumlah pedagang yang ada di pasar baru sekarang, dan pedagang sudah ada tersebut nantinya mampu ditampung seluruhnya setelah pasar baru Tanjungpinang direvitalisasi.

“Pastikan pedagang yang terkena relokasi dari revitalisasi pasar baru Tanjungpinang itu nanti bisa tertampung,” katanya.

Walikota Rahma menyebutkan pasar baru Tanjungpinang yang telah direvitaliasi nantinya mempunyai 927 lapak dan kios. Sementara saat ini jumlah pedagang yang terdata berjumlah 710. Sehingga dipastikan seluruh pedagang dapat tertampung setelah revitalisasi selesai.

Rahma juga sangat mengharapkan dukungan dari Gubernur Ansar Ahmad untuk dapat meyakinkan pemerintah pusat terhadap revitalisasi pasar baru Tanjungpinang.

Dirinya mengaku siap datang bersama Gubernur Ansar ke Kementerian PUPR demi terwujudnya revitalisasi pasar baru Tanjungpinang.

“Kami juga sudah menyiapkan rencana relokasi sementara untuk pedagang pasar baru yaitu di belakang kantor Disdukcapil Tanjungpinang di batu tujuh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPPW Kepri Fasri Bachmid mengingatkan agar desain revitalisasi pasar baru Tanjungpinang memperhatikan aspek lingkungan hijau termasuk sirkulasi udara dan cahay di dalam pasar, dan keleluasan bergerak pengunjung pasar.

“Pasar dengan konsep green building menjadi salah satu syarat jika ingin revitalisasi pasar baru Tanjungpinang dibiayai pemerintah pusat,” katanya.

Tidak hanya pasar baru I, revitalisasi yang direncanakan Pemko Tanjungpinang juga meliputi pasar ikan KUD yang roboh beberapa waktu lalu.  Revitalisasi pasar baru Tanjungpinang juga menggabungkan konsep wisata dan belajan dalam rencananya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Perindag Pemprov Kepri Aries Fhariandy, Kepala Dinas PU Pemko Tanjungpinang Zulhidayat, Kepala Bappeko Tanjungpinang Suryadi, dan Staf Khusus Gubernur Kepri Saraffudin Aluan.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *