oleh

Formulasi Ciptakam Keseimbangan out-come dan In-come Ditengah Terpaan Kenaikan Harga BBM

MLN – Keluhanan masyarakat seakan tidak pernah ada habisnya. Barau saja mulai bangkit dari hantamana pandemi Covid-19, kini sudah bertambah lagi dengan munculnya kebijakan pemerintah menaikan harga BBM sebesar 20% untuk menghindari defisit akibat tingginya laju inflasi.

Hal ini kemudian berkaitan erat dengan pendapatan dan pengeluaran masyarakat pada setiap daerah yang kini sedang berjuang untuk memulihan berbagai sektor unggulan terutama sektor perekonomian.

Sedangkan daerah yang memiliki potensi saja kenaikan BBM ini sangat berdampak dan menimbulkan berbagai gejolak, apalagi daerah yang hanya mengandalkan sektor berskala mikro.

Untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis dan formulasi khusus dari pemerintah untuk menyikapi hal tersebut agar dampak kenaikan BBM ini tidak meluas. Tentunya ini merupakan beban yang terberat bagi Pemda tetapi bukan berarti tidak ada jalan.

Pengalaman kita menangani wabah Covid-19 tahun lalu, dimana hampir semua unsur/instansi pemerintah berperan aktif bersinergi yang tergabung dalam satu komando Satgas Covid 19 berhasil menekan angka Covid.

Tidak salah juga jika kita mengadopsi strategi tersebut untuk memulihkan stabilitas sektor perekonomian di tingkat daerah dalam lembaga Satgas Ekonomi yang bertugas khusus dibidang menyusun analisis proyeksi dan langkah strategis baik jangka pendek hingga jangka panjang.

Saat ini yang dibutuhkan oleh masyarakat adalah ide dan gerakan serta sikap pahlawan ekonomi, di tiap daerah guna meredam kekisruhan dampak dari kenaikan BBM, ini penting karena isu sepert ini sagat rawan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sebagai langkah antisipasi, sebelum hal itu terjadi sudah saatnya pemerintah sedini mungkin mengambil beberapa opsi untuk menciptakan kesimbangan antara outcome dan income ditengah terpaan kenaikan BBM saat ini. Nano/Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *