Tanjungpinang,Medialintasnusa.com : Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata sebut, Filosofi sumpah pemuda adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Dasar pikiran itulah yang mendorong tokoh-tokoh pemuda merebut kemerdekaan, melakukan ikrar suci atas nama Sumpah Pemuda.
Mereka berpikir bahwa perjuangan akan lebih mudah jika dilakukan dengan semangat persatuan dan kesatuan. Dan mestinya semangat itu juga yang harus dimaknai dan ditanamkan dalam kehidupan generasi millennial kita saat ini.
“Dengan Tema, “Bersatu Kita Maju”, mari kita bangun negeri ini. Hindari perpecahan sesama anak bangsa, pererat hubungan kebersamaan. Slogan yang tepat bagi generasi millennial zaman sekarang mereka yang dihargai adalah mereka yang berprestasi,” ucap Kadisdik Kota Tanjungpinang ini.

Saat ini tidak zamannya lagi untuk membanggakan diri, apalagi pamer karena keturunan, Kini era bersaing mengadu gagasan dan prestasi. Anak muda yang mendapatkan tempat adalah mereka yang mempersembahkan karya nyata bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, nusa dan bangsa.
Dengan perkembangan global, berbagai persoalan mengancam eksistensi pemuda. Salah satu ancaman yang paling besar adalah penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja dan pemuda sehingga tantangan yang dihadapi oleh generasi millennial Indonesia semakin kompleks.
Oleh sebab itu, refleksi bersejarah tentang kepemudaan yang kita lakukan hari ini adalah bagaimana caranya kita menjauhkan pemuda Indonesia dari bahayanya narkoba. Wahai pemuda katakan tidak pada narkoba,” ajak, Atma Kadisdik Kota Tanjungpinang.
Sebagai generasi penerus, Pemuda mestilah memikul tanggung jawab besar. Bangsa Indonesia sangat memerlukan Pemuda yang punya prestasi serta keinginan memajuan bangsa ini. Peran pemuda diera ini, akan menjadi lebih berharga ketika pemuda memiliki jiwa good leadership sebagaimana para pemuda pendahulu dalam sejarah bangsa Indonesia ini.
Pemuda adalah masa depan bangsa, maka tingkatkanlah prestasi dan minat belajar untuk menimba ilmu. Jadikanlah agama sebagai pondasi dasarnya, karena bangsa yang kokoh adalah bangsa yang kaya dengan ilmu pengetahuan dan menjadikan agama sebagai pondasinya.
Selanjutnya, pemuda Indonesia mestilah gigih dan gesit mengambil peran dalam kehidupan berbangsa. Ada sejumlah peran yang dapat dilakukan oleh pemuda Indonesia saat ini diantaranya, merawat keberagaman, tangkal berita hoax dan radikalisme serta jaga kebhinekaan untuk NKRI kita,” tutup, Atma. Kadisdik Kota Tanjungpinang.**











Komentar