MLN, BINTAN – Komisariat PMII STAIN SAR dan Komisariat PMII UMRAH melaksankan kegiatan MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) Akbar dan diselingi kegiatan Seminar Kebangsaan dengan tema ‘Mempersiapkan Intelektualisme Guna Mempercepat Eskalasi Kebutuhan Masyarakat’ dalam pelaksanaan kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah stakeholder pemeritahan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, diantaranya perwakilan PJ Walikota Tanjungpinang, perwakilan Polresta Tanjungpinang (Pemateri Seminar), Dandim 0315, Anggota Bawaslu Provinsi (Pemateri Seminar), Anggota KPU Provinsi (Pemateri Seminar) dan Kejari Bintan (Pemateri Seminar) serta perwakilan Hima UMRAH dan STAIN SAR.
Dalam Sambutan Ketua Pelaksana Kegiatan Sahabat Safar menyampaikan “kegiatan MAPABA ini merupakan kegiatan kaderisasi tahap awal yg ada di PMII dan menjadi syarat di akuinya sebagai anggota dari PMII”.
Kemudian dilanjutkan oleh perwakilan Komisariat PMII STAIN SAR dan UMRAH yang mana dalam hal ini disampaikan oleh Ketua Cabang PMII Tanjungpinang-Bintan Sahabat M.Ridwan.
“Pertama saya mengapresiasi dari pada giat kaderisasi tingkat pertama yaitu MAPABA yang dilaksanakan PK PMII Komisariat STAIN Sar dan PK PMII Raja Ali Haji, Komisariat merupakan tulang punggung kaderisasi maka sudah seharusnya menjalankan kewajiban Kaderisasi, besar harapan saya khususnya peserta MAPABA mampu melahirkan pemimpin dimasa mendatang. anggota PMII juga Harus mampu menjadi senterpoint dimana pun berada dan juga mampu mewarnai didalam kampus dan diluar kampus”.
perwakilan PJ Walikota Tanjungpinang sekaligus membuka kegiatan MAPABA dan Seminar Kebangsaan.
“Kami pemerintah kota tanjungpinang sangat mendukung kegiatan mahasiswa, apalagi kegiatan yang akan memberikan dampak positif dalam keberlangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara, Mahasiswa dan oara pemuda hari ini merupakan sosok-sosok yang akan menjadi regenerasi negara ini”.
Dalam sambutan beliau juga menambahkan harapannya ke pada para mahasiswa.
“Harapan saya kepada mahasiswa sebagai penerus bangsa harus terus belajar dan mempersiapkan diri, dan harus berorganisasi agar menjadi mahasiswa yang bukan hanya cerdas secara akademis tapi juga cerdas dan afirmatif”.**







Komentar