oleh

Peringati Hari Sampah, Pemko Gelar Goro Massal

“Klarifikasi berita HPSN tertanggal 21-02-2019” Humas Pemko Tanjungpinang – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan Gotong Royong massal yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, Sekolah dan Organisasi Masyarakat. Kegiatan diawali dengan apel bersama di Laman Boenda, Kamis (21/2) pagi.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP bertindak selaku pimpinan apel dan memberikan amanat. Ia mengatakan saat ini permasalahan sampah menjadi permasalahan besar yang harus dihadapi berbagai negara di belahan dunia, khususnya sampah plastik. Hasil survey menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kedua penyumbang sampah plastik terbesar dunia yang berada dilautan dibawah Tiongkok. “Tak dipungkiri permasalahan yang sama juga terjadi di Kota Tanjungpinang, kita temukan tumpukan sampah di beberapa tempat dan pada musim-musim tertentu juga bermunculan di wilayah pesisir dan laut Kota Tanjungpinang, tentunya mengganggu pemandangan serta berdampak pada kesehatan dan lingkungan pada masa depan,” ungkapnya.

Rahma juga menjelaskan setiap harinya tidak kurang dari 172 ton sampah yang dihasilkan Kota Tanjungpinang, sekitar 83 ton terangkut ke TPA, 20 ton lebih terkelola melalui kegiatan bank sampah, TPS 3R, daur ulang dan sisanya tidak terangkut. “Kita tidak mungkin membersihkan 100% sampah, kita tidak mungkin meniadakan sampah, seiring perkembangan zaman dengan tuntutan hanya serba cepat, kuantitas dan ragam sampah pun mengaku perubahan,” lanjut Rahma.

Gotong royong yang dilaksanakan saat ini tidak hanya di Laman Boenda tapi secara bersamaan di 46 titik kawasan di seluruh kelurahan. 132 unit sekolah SD hingga SMA, 10 perguruan tinggi dan seluruh dinas, kantor di komplek perkantoran Pemprov Kepri di Dompak secara bersama-sama melakukan gotong royong massal peduli sampah.

Diakhir sambutannya, Rahma berharap dengan kegiatan ini, mampu memperlihatkan kepada seluruh dunia bahwa ada kota kecil di Indonesia ini yang masih menyimpan kearifan lokal budaya gotong royong. “Kita semua berharap melalui gerakan masif ini mampu mencatat tidak kurang 30.000 partisipan yang ikut dengan ikhlas memulai kembali budaya baik, budaya bersih-bersih sehingga bukan mustahil akan muncul nama baru bagi Kota Tanjungpinang yaitu sebagai Negeri Gotong Royong,” tutupnya.

Kegiatan apel gotong royong ini turut dihadiri Pimpinan FKPD, Kepala OPD, Camat, Lurah, TNI, Polri, organisasi perempuan dan organisasi pemuda.

Humas dan Protokol
Setdako Tanjungpinang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed