Home / Kepri / Isu Sara Jelang PILWAKO

Isu Sara Jelang PILWAKO

 

Tanjungpinang – medialintasnusa : Nampaknya permainan kotor untuk menjatuhkan salah satu pasangan Calon Walikota Tanjungpinang dalam ajang pemilihan Walikota Juni mendatang, semakin kelihatan.

Yang sebelumnya meretas akun resmi milik pemko Tanjungpinang oleh seseorang yang mengandung unsur sara, yang hingga kini masih dalam proses pihak kepolisian. kini hal serupa terulang lagi yang di posting pada salah satu milik pengguna media sosial Facebook  (FB), milik Mohammad Adam.

Akun Fb milik Mohammad Adam yang di postingnya beberapa waktu lalu itu, jelas-jelas mengandung unsur sara, juga menghasut agar tidak memilih Presiden, Gubernur dari partai PDI-P.

Parahnya lagi, akun yang memposting ini juga jelas-jelas mengajak warga masyarakat kota Tanjungpinang agar tidak memilih salah satu pasangan Calon Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmasyah. Yang mengatakan bahwa Lis Darmasyah adalah seorang syiah dan pengikut komunis.

Terkait postingan di media sosial milik Mohammad Adam ini, membuat Wakil Ketua DPD PDI-P Prov. Kepri, Ruslan Abdul Gani, marah. Karena akun Fb milik Mohammad Adam ini, jelas-jelas menghina partainya.

“Akun yang di posting Inikan jelas-jelas menghina partai saya, kapan dan bagaimana partai PDI-P yang disebutnya sebagai partai komunis”.

Apalagi dengan Lis Darmasyah, lanjutnya. Adalah seorang kader partai yang kami usung untuk menjadi Walikota, kog dia sebut sebagai seorang pemimpin komunis dan zolim. Apa ini tidak menghina dan memfitnah.

Kalau memang Partai PDI-P adalah komunis, tentunya. Dari dulu Pemerintah sudah membubarkannya, namun kenyataannya kan tidak. Seperti partai pendukung pencalonan Lis Darmansyah sebagai Walikota, yakni Partai Nasdem, Partai Hanura juga Pa

rtai PKPI disebutnya adalah partai penista agama, postingan apa ini. Ujarnya.

Terkait hal ini, Ruslan akan segera menindak lanjutinya dengan melaporkan pada pihak berwajib.

“saya akan melaporkan hal ini ke Polres Tanjungpinang, karena Mohammad Adam telah memposting di media sosial yang mengandung unsur sara, penghinaan, fitnah. Dan ini sudah tidak bisa ditolelir lagi. Tegasnya, geram.” (ER)

 

About admin

Check Also

Biro Kesra Pemprov Kepri Gelar Peringatan Israk Mi’raj di Gedung Daerah

Kepri – MediaLintasNusa.com : Biro Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Peringatan Isra’ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *