Selasa , Desember 12 2017
Home / Lintas Kepri / Selesaikan dengan Pendekatan Sosial yang Lebih Baik

Selesaikan dengan Pendekatan Sosial yang Lebih Baik

medialintasnusa. Ketua LKKS Provinsi Kepri Hj Noorlizah Nurdin Basirun mengatakan, setiap permasalahan sosial yang dihadapi hendaknya dicari akar dari masalahnya. Dengan tahu apa yang membuat mereka seperti itu, permasalahan itu secara perlahan bisa diselesaikan.

“Pendekatan-pendekatan sosial lebih baik dalam menyelesaikan masalah ini daripada tindakan yang mengakibatkan perlawanan atau pertentangan,” kata Hj Noorlizah pada Pembukaan Pelatihan Relawan Sosial Kota Batam Tahun 2017 di aula kantor Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Sekupang, Kota Batam, Selasa, (28/2).

Noorlizah yakin, pendekatan yang lebih baik, semakin memudahkan penyelesaian masalah seperti pengemis, pengamen, anak jalanan dan anak punk. Karena itu Noorlizah mengapresiasi pihak-pihak yang dengan tekun membantu menyelesaikan permasalahan sosial ini. Noorlizah juga memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KKKS Kota Batam atas inisiatif dalam pemecahan masalah sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Pembukaan ini dihadiri Wakil Ketua PKK Kota Batam Ibu Erlita Sari Amsakar, Plh Kepala Dinas Sosial Kota Batam Hj. Hasimah Nyat Kadir, Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan Kelompok dan Kelembagaan Masyarakat Kementerian Sosial RI Bambang Mulyadi, Ketua KKKS Kota Batam Ibu Sri Sudarsono, Sekretaris KKKS Kota Batam Hasanah dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin.

Peserta yang mengikuti Pelatihan Relawan Sosial Angkatan I sebanyak 50 orang yang berasal dari Kecamatan dan Kelurahan se Kota Batam sehingga total 300 relawan. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dari angkatan I sd angkatan VI yang masing-masing angkatan pelatihan berlangsung selama 3 hari, hingga 06 April 2017.

Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan Kelompok dan Kelembagaan Masyarakat Kementerian Sosial RI Bambang Mulyadi menyebutkan, relawan sosial ini dibentuk sebagai wujud dari tanggapnya daerah dalam menghadapi masalah sosial saat ini. Menurut Bambang, Presiden Jokowidodo menargetkan akan menurunkan angka kemiskinan yang memerlukan dukungan dari seluruh stake holder.

“Dengan adanya pelatihan relawan sosial ini dibuat agar mampu menciptakan SDM yang benar-benar terampil dalam menghadapi kerawanan masalah sosial di masyarakat,” kata Bambang.

Pemerintah pusat saat ini, kata Bambang, sedang menjadikan kota Batam sebagai salah satu rujukan dalam kegiatan sosial.

Ketua KKKS Kota Batam Sei Sudharsono menyebutkan, kepedulian bersosial menjadi peranan penting dalam memberikan perhatian dan kepekaan kepada lingkungan masyatakat. “Tujuannya untuk menciptakan relawan sosial yang mempunyai sumberdaya manusia dan kemampuan sesuai prosedur pelatihan sehingga tepat sasaran dalam memberikan kepeduliannya kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Bu Dhar, peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam menunjang kegiatan pelatihan relawan sosial ini agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hasyimah Nyat Kadir menyebutkan masalah sosial yang berada di Kota Batam sebanyak 26 seperti anak jalanan, pengemis, gelandangan, anak punk, KDRT dan lain sebagainya. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KKKS Kota Batam yang akan melahirkan 300 relawan sosial sehingga mampu berperan dan bekerjasama dengan pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah sosial di kota Batam,” kata Hasyimah.(Humas)

About admin

Check Also

Kepala Desa Garda Terdepan Tangkal Radikalisme

medialintasnusa.com, Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan Kepala Desa merupakan Garda Terdepan dalam upaya menangkal paham …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *